Pisang Mencegah Pendarahan Pasca Melahirkan

Pohon Pisang

PISANG (Musa Paradisiaca, Linn.)

Familia :

Musaceae

Tumbuhan Pisang berasal dari Asia dan tersebar di spanyol, Itali, Indonesia, Amerika dan bagian dunia yang lain. Tumbuhan pisang menyukai daerah alam terbuka yang cukup sinar matahari , cocok tumbuh didataran rendah sampai pada ketinggian 1000 meter lebih diatas permukaan laut. Pada dasarnya tanaman pisang merupakan tumbuhan yang tidak memiliki batang sejati. Batang pohonnya terbentuk dari perkembangan dan pertumbuhan pelepah pelepah yang mengelilingi poros lunak panjang , Batang pisang yang sebenarnya terdapat pada bonggol yang tersembunyi di dalam tanah

Nama Lokal :

Banana (Inggris), Tsiu, Cha (Cina), Pisyanga, Kila (India); Pisang (Indonesia), Klue (Thailand), Pyaw, Nget (Burma); Gedang (Jawa), Cau (Sunda), Biu (Bali), Puti (Lampung); Wusak lambi, lutu (Gorontalo), Kulo (Ambon), Uki (Timor).

KANDUNGAN KIMIA :

Menurut penelitian pisang mengandung kadar antara lain : – Vitamin A, B1, C – Lemak – Mineral (Kalium, chlor, natrium, magnesium, posfor ) – Karbohidrat – Dextrose – Air – Sucrose – Levulose – Zat Putih telut – Zat Tepung.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Pendarahan rahim, Merapatkan vagina, Sariawan usus, Ambeien; Cacar air, Telinga dan Tenggorokan bengkak, Disentri, Amandel; Kanker perut, Sakit kuning (lever), Pendarahan usus besar, Diare.

1. Kanker Perut

Bahan:  Tunas / anak batang pohon pisang dan 1 potong tumbuhan

benalu teh

Cara membuat:  anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 4

gelas, kemudian direbus bersama dengan benalu teh tersebut

sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:  diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore

dan dilakukan secara teratur.

2. Sakit Kuning

Bahan:  Buah pisang emas yang sudah masak

Cara menggunakan:  makan buah pisang emas yang banyak.

3. Keluarga Berencana

Bahan:  Bunga Pisang ambon

Cara membuat:  direbus dengan air sampai mendidih

Cara menggunakan: diminum airnya 2 kali sehari,  pagi hari dan

sebelum tidur. Dilakukan selama 7 hari berturut turut sesudah

menstruasi  atau melahirkan.

4. Pendarahan Usus Besar

Bahan:  tunas/ anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh

Cara membuat: anak pisang diparut dan diperas untuk di ambil

airnya sebanyak 2 gelas kemudian  direbus bersama dengan

bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:  disaring dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

5. Pendarahan Rahim

Bahan: tunas / anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh

Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 2

gelas. Kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh

tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari 1/2 gelas.

6. Mencegah Pendarahan Sehabis Melahirkan

Bahan:  batang pohon pisang

Cara membuat:  batang pohon pisang diparut untuk diambil airnya.

Cara menggunakan:  disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

7. Sariawan Usus

Bahan:  Kulit buah pisang kluthuk yang sudah masak dan buah

pisang mentah.

Cara membuat:  Kulit pisang kluthuk dan buah pisang mentah

tersebut diiris-iris tipis, kemudian ditumbuk halus, diperas sampai

keluar airnya dan diembun-embunkan semalam di luar rumah.

Cara menggunakan:  diminum setelah bangun tidur / pagi hari.

8. Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan

Bahan:  batang pohon pisang batu yang belum berbunga.

Cara membuat:  Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang

bersih

Cara menggunakan:  digunakan untuk mencuci Vagina setelah

bersalin.

9. Ambeien

Bahan:  buah pisang kluthuk yang masih mentah, adas pulasari

secukupnya dan 1 potong gula merah.

Cara membuat:  buah pisang kluthuk diparut untuk diambil airnya.

Kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk sampai

merata.

Cara menggunakan:  disaring dan diminum.

10. Cacar Air

Bahan:  bonggol batang pisang kluthuk, adas pulosari

Cara membuat:  bonggol pisang diparut untuk diambil airnya,

kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai merata.

Cara menggunakan:  disaring dan diminum.

11. Telinga Bengkak

Bahan:  Kulit pisang kustruk

Cara membuat:  Kulit pisang dipanggang dan dalam keadaan

hangat-hangat diperas untuk diambil airnya.

Cara menggunakan:  dioleskan pada bagian telinga yang bengkak.

12. Tenggorokan Bengkak

Bahan:  Bonggol pisang kapok (kepok)

Cara membuat:  Bonggol pisang diparut dan diperas untuk diambil

airnya.

Cara menggunakan:  dipakai untuk kumur.

13. Disentri

Bahan: Bonggol pisang kluthuk

Cara membuat: diparut untuk diambil airnya sebanyak 1/2 gelas

Cara menggunakan: diminum 3 hari sekali

14. Diare (orang dewasa)

Bahan:  buah pisang kapur mentah

Cara membuat:  dibakar

Cara menggunakan:  dimakan

15. Diare (Bayi)

Bahan:  buah pisang kapok (kepok) mentah

Cara membuat:  diiris-iris dan digoreng tanpa minyak

Cara menggunakan:  dimakan oleh ibu yang sedang menyusui bayi

tersebut.

16. Amandel

Bahan:  bonggol batang pisang

Cara membuat:  diparut dan diperas untuk diambil airnya

Cara menggunakan:  diminum.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Tentang OBAT TRADISIONAL INDONESIA

Saya percaya bahwa obat herbal / obat tradisional Indonesia bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit.
Pos ini dipublikasikan di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s