Cempaka Putih Obat Infeksi Saluran Kemih

Cempaka Putih

CEMPAKA PUTIH (Michelia alba Dc.)

Familia :

Magnoliaceae.

Tumbuhan berupa pohon, tinggi sampai 30 meter. Batang berkayu; daun tunggal, bulat telur, warna hijau. Bunga berwarna putih, bau harum. Tidak pernah berbuah. Diperbanyak secara vegetatif. Bagian yang Digunakan Bunga, daun, dan akar.

Nama Lokal :

NAMA DAERAH: Jeumpa gadeng (Aceh); Cempaka putieh (Minangkabau); Campaka bodas (Sunda); Pecari putih, Cempaka putih (Jawa); Campaka pote (Madura); Cempaka mawure (Sulawesi Utara); Bunga eja kebo, Patene (Ujung Pandang); Bunga eja mapute (Bugis); Capaka bobudo (Ternate); Capaka bobulo (Tidore). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Micheliae albae Flos; Bunga Cempaka Putih.

Kandungan kimia tanaman cempaka putih : alkaloid mikelarbina dan liriodenina.

SIFAT KHAS Manis, pedas, dan menghangatkan. KHASIAT cempaka putih adalah ekspektoran dan diuretik.

KEGUNAAN

-Bunga:

-Bronkhitis.

-Batuk.

-Demam.

-Keputihan.

-Radang

-prostata.

Daun:

-Bronkhitis.

-Infeksi saluran kemih.

-Kencing sedikit.

Akar:

-Infeksi saluran kemih.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Cengkeh Obat Campak

Tumbuhan Cengkeh

CENGKEH (Syzygium aromaticum, (Linn.) Merr.)

Sinonim :

Syzygium Perry. Eugenia caryophyllata, Thumberg. E.caryophyllus, Sprengel. Caryophyllus aromaticus, Linn. Jambos carryhophyllus, Spreng.

Familia :

Myrtaceae

Cengkeh (Syzygium aromaticum) termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, cengkeh mampu bertahan hidup puluhan bahkan sampai ratusan tahun , tingginya dapat mencapai 20 -30 meter dan cabang-cabangnya cukup lebat. Cabang-cabang dari tumbuhan cengkeh tersebut pada umumnya panjang dan dipenuhi oleh ranting-ranting kecil yang mudah patah . Mahkota atau juga lazim disebut tajuk pohon cengkeh berbentuk kerucut . Daun cengkeh berwarna hijau berbentuk bulat telur memanjang dengan bagian ujung dan panggkalnya menyudut, rata-rata mempunyai ukuran lebar berkisar 2-3 cm dan panjang daun tanpa tangkai berkisar 7,5 -12,5 cm. Bunga dan buah cengkeh akan muncul pada ujung ranting daun dengan tangkai pendekserta bertandan. Pada saat masih muda bunga cengkeh berwarna keungu-unguan , kemudian berubah menjadi kuning kehijau-hijauan dan berubah lagi menjadi merah muda apabila sudah tua. Sedang bunga cengkeh keringakan berwarna coklat kehitaman dan berasa pedas sebab mengandung minyak atsiri. Umumnya cengkeh pertama kali berbuah pada umur 4-7 tahun. Tumbuhan cengkeh akan tumbuh dengan baik apabila cukup air dan mendapat sinar matahari langsung. Di Indonesia , Cengkeh cocok ditanam baik di daerah daratan rendah dekat pantai maupun di pegunungan pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.

Nama Lokal :

Clove (Inggris), Cengkeh (Indonesia, Jawa, Sunda), ; Wunga Lawang (Bali), Cangkih (Lampung), Sake (Nias); Bungeu lawang (Gayo), Cengke (Bugis), Sinke (Flores); Canke (Ujung Pandang), Gomode (Halmahera, Tidore).

Kandungan Kimia Cengkeh : bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) selain mengandung minyak atsiri, juga mengandung senyawa kimia yang disebut eugenol, asam oleanolat, asam galotanat, fenilin, karyofilin, resin dan gom.

Cengkeh untuk mengobati kolera, menghitamkan alis mata, menambah denyut Jantung, campak.

1. Cengkeh Obat Kolera  dan menambah Denyut Jantung

Bahan: Bunga cengkeh yang sudah kering

Cara menggunakan: dikunyah disesap airnya, dilakukan setiap hari.

Minyak cengkeh dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta

menambah jumlah darah putih.

2.  Cengkih Obat Campak

Bahan: 10 Biji bunga cengkeh dan gula batu

Cara membuat: bunga cengkeh direndam air masak semalam

kemudian ditambah dengan gula batu dan diaduk sampai merata.

Cara menggunaka : diminum sedikit demi sedikit

3. Cengkih untuk menghitamkan alis mata

Bahan: 5-7 biji bunga cengkeh kering dan minyak kemiri.

Cara membuat: bunga cengkeh dibakar sampai hangus, kemudian

ditumbuk sampai halus dan ditambah dengan minyak kemiri

secukupnya.

Cara menggunakan: dioleskan pada alis mata setiap sore hari.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Daun Ceremai Melangsingkan Tubuh

Tanaman Ceremai atau Cerme

CEREMAI (Phyllanthus acidus [L.] Skeels.)

Sinonim :

= P.distichus Muell. Arg. = P.cicca Muell. Arg., = Cicca disticha, Linn. = C.nodiflora.

Familia :

Euphorbiaccae

Pohon ini berasal dari India, dapat turnbuh pada tanah ringan sampai berat dan tahan akan kekurangan atau kelebihan air. Ceremai banyak tanam orang di halaman, di ladang dan tempat lain sampai ketinggian 1.000 m dpl. Pohon kecil, tinggi sampai 10 m, kadang lebih. Percabangan banyak, kulit kayunya tebal. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun dalam tangkai membentuk rangkaian seperti daun majemuk. Helai daun bundar telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal tumpul sampai bundar, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin tidak berambut, panjang 2 – 7 cm, lebar 1,5 – 4 cm, warna hijau muda. Tangkai bila gugur akan meninggalkan bekas yang nyata pada cabang. Perbungaan berupa tandan yang panjangnya 1,5 – 12 cm, keluar di sepanjang cabang, kelopak bentuk bintang,,mahkota merah muda. Terdapat bunga betina dan jantan dalam satu tandan. Buahnya buah.batu, bentuknya bulat pipih, berlekuk 6 – 8, panjang 1,25 – 1,5 cm, lebar 1,75 – 2,5 cm, warnanya kuning muda, berbiji 4-6, rasanya asam. biji bulat pipih berwarna cokelat rnuda. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Buah muda bisa dimasak bersama sayuran untuk menyedapkan masakan karena memberi rasa asam. Buah masak dapat dimakan langsung setelah diremas dengan air garam untuk mengurangi rasa sepat dan asam, dimakan setelah dibuat manisan atau selai. Perbanyakan dengan biji atau okulasi.

Nama Lokal :

Careme, cerme (Sunda), cerme (Jawa). careme (Madura); Ceremoi (Aceh), cerme, ceramai, camin-camin (Sumatera).; Carmen, cermen (Bali), sarume (Bima). lumpias aoyok, tili; Lombituko bolaano, caramele, carameng (Sulawesi),; Ceremin (Ternate), selemele, selumelek (Roti).; Salmele, cermele (Timor).

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Daun ceremai berbau khas aromatik, tidak berasa.

KANDUNGAN KIMIA CEREMAI : Daun, kulit batang, dan kayu ceremai mengandung saponin, flavonoida, tanin, dan polifenol. Akar mengandung saponin, asam galus, zat samak, dan zat beracun (toksik). Sedangkan buah mengandung vitamin C.

Ceremai obat batuk berdahak, menguruskan badan, mual, kanker, sariawan, asma, sakit kulit, sembelit, mual akibat perut kotor.

BAGIAN TANAMAN CERMAI YANG DIGUNAKAN UNTUK OBAT :

Daun, kulit akar, dan biji.

INDIKASI :

Daun berkhasiat untuk:

– batuk berdahak,

– menguruskan badan,

– mual,

– kanker, dan

– sariawan.

Kulit akar berkhasiat untuk mengatasi :

– asma dan

– sakit kulit.

Biji berkhasiat untuk mengatasi :

– sembelit dan

– mual akibat perut kotor.

CARA PEMAKAIAN :

1. Ceremai mengobati sembelit

a. Siapkan biji ceremai sebanyak 3/4 sendok teh, dicuci lalu digiling

sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Sewaktu

masih hangat tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai

merata kemudian diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.

b. Siapkan daun ceremai segar sebanyak 3 g, dicuci lalu ditumbuk

halus. Seduh dengan 1/2 gelas air panas, lalu didinginkan. Hasil

seduhan diminum sekaligus bersama ampasnya.

2. Ceremai mengobati penyakit asma :

Siapkan biji ceremai sebanyak 6 biji, bawang merah 2 butir, akar

kara (Dolichos lablab) 1/4 genggam, buah lengkeng (Nephelium

longanum; Euphoria longana) 8 butir, dicuci lalu ditumbuk

seperlunya. Bahan-bahan tersebut lalu direbus dengan 2 gelas air

bersih sampai.tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu

diminum dengan air gula secukupnya. Sehari 2 kali, masing-masing

3/4 gelas.

3. Cermai obat kanker :

Siapkan daun ceremai yang masih muda sebanyak 1/4 genggam,

daun belimbing 1/3 genggam, bidara upas 1/2 jari, gadung cina 1/2

jari, gula enau 3 jari, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.

Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai

tertinggal kira-kira 3/4 bagian. Setelah dingin disaring, siap untuk

diminum. Sehari 3 kali, masing-masing cukup 3/4 gelas.

4. Ceremai melangsingkan badan :

Minum air rebusan daun ceremai. Obat ini bekerja kuat, jangan

menggunakan dalam jangka waktu lama.

CATATAN : Cairan akar beracun. Sebaiknya tidak menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Daun Dadap Ayam Pelancar Air Susu Ibu (ASI)

Tumbuhan Dadap Ayam

DADAP AYAM (Erythirna variegata L. Var..Orientalis(L.) Merr)

Sinonim :

Erythirna variegata L. Var..Orientalis(L.) Merr

Familia :

Papillionaceae (Leguminosae).

Pohon yang menggugurkan daun, tinggi 1-25 m. Batang dan ranting kebanyakan berduri tempel. Poros daun dengan tangkai panjang 10-40 cm, tidak berduri tempel; anak daun bulat telur terbalik, segitiga atau bentuk belah ketupat dengan ujung tumpul, tepi rata, jarang berlekuk sedikit; anak daun ujung yang terbesar, 9-25 kali 10-30 cm. Bunga dalam tandan samping, pada ujung ranting yang gundul atau yang ada daun mudanya. Daun pelindung cepat rontok. Bunga tiga-tiga pada tonjolan; anak tangkai 0,5-1 cm. Kelopak akhirnya membelah dalam seperti pelepah; bendera 5,5-8 kali lebih kurang 8 cm, berkuku pendek, tidak bergaris putih; sayap muncul di Iuar kelopak, 1,5-2,5 cm panjangnya; lunas lebih kurang sama panjang, berdaun lepas, merah kotor. Bakal buah berambut rapat, bertangkai. Polongan di atas sisa kelopak di atas tangkai yang panjangnya 1,5-3 cm, menyempit di antara biji-biji, 10-25 kali sekitar 2 cm; dinding luar dapat lepas dari dinding dalam dan membuka tidak beraturan. Biji 1-12, panjang sekitar 2 cm. Di pantai atau daerah belakangnya, tepi muara sungai; juga dipelihara sampai 1.200 m. Bagian yang Digunakan Daun, kulit kayu, akar, dan biji.

Nama Lokal :

NAMA DAERAH: Blendung. Dadap blendung (Sunda), Dadap ayam, Dadap laut (Jawa); Theutheuk (Madura); Galala kokotu (Ternate); Lola kohori (Tidore). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Erythrinae variegatae Folium; Daun Dadap Ayam.

Kandungan Kimia Dadap Ayam : alkaloid eritralina, erisotiofina, kholina, betaina, erisovina, hepaforina, minyak lemak, dan resin.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

SIFAT KHAS Pahit, mendinginkan, dan membersihkan darah. KHASIAT Ekspektoran, antipiretik, antelmintik, dan insektisid PENELITIAN Derizar Deniska, 1993. Jurusan Farmasi, FMIPA UNAND. Pembimbing: Dra. Asmi Ilyas, Apt. dan Dr. Injomanoto, DMM, M.Sc. Telah melakukan penelitian pengaruh antimikroba ekstrak daun Dadap Ayam terhadap beberapa bakteri penyebab tukak secara in vitro. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata sari rebusan, fraksi kloroform, dan fraksi sisa dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus albus, Saureuos Streptococcus beta hemolyticus, dan Pseudomonaf aeruginosa.

KEGUNAAN

Daun :

-Batuk.

-Demam.

-Disentri.

-Haid tidak teratur.

-Pelancar ASI.

-Sulit tidur.

-Radang (obat luar).

-Sakit kulit (obat luar).

Kulit kayu :

-Asma.

-Demam.

-Sakit hati.

-Rematik (obat luar).

-Patah tulang (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN

Haid Tidak Teratur

Beberapa helai daun dan beberapa buah bunga Dadap Ayam, dibuat sayur. Dimakan sebagai sayur.

Pelancar ASI

Daun Dadap Ayam dan santan secukupnya, dibuat sayur yang cocok. Dimakan sebagai sayur.

Sulit Tidur

Beberapa helai daun Dadap Ayam dan herba Kangkung dibuat sayur. Dimakan sebagai sayur.

CATATAN :

Hati-hati!!! Biji Dadap Ayam bisa meracuni ayam.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Biji Tanaman Daruju Obat Cacingan

Tanaman Daruju

DARUJU (Acanthus ilicifolius L.)

Sinonim :

A. doloariu Blanco., A. ebracteatus Val., A. volubilis Wall., Dilivaria ilicifolia Nees. (Juss. ).

Familia :

acanthaceae.

Daruju tumbuh liar di daerah pantai, tepi sungai, serta tempattempat lain yang tanahnya berlumpur dan berair payau. Semak tahunan, berbatang basah, tumbuh tegak atau berbaring pada pangkalnya, tinggi 0,5-2 m, berumpun banyak. Batang bulat silindris, agak lemas, permukaan licin, berwarna kecokelatan, berduri panjang dan runcing. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang. Helaian daun berbentuk memanjang atau lanset, pangkal dan ujung runcing, tepi bercangap menyirip dengan ujung-ujungnya berduri tempel, panjang 9-30 cm, lebar 4-12 cm. Bunga majemuk berkumpul dalam bulir yang panjangnya 6-30 cm, keluar dari ujung batang, mahkota bunga berwarna ungu kebiruan. Buahnya berupa buah kotak, bulat telur, panjang ± 3 cm, berwarna cokelat kehitaman. Biji berbentuk ginjal, jumlahnya 2-4 buah. Akarnya berupa akar tunggang, berwarna putih kekuningan. Daruju dapat diperbanyak dengan biji.

Nama Lokal :

NAMA DAERAH: Jeruju (Melayu), daruju (Jawa). Nama asing Lao shu le (C), sea holly (I). Nama simplisia Acanthi Radix (akar daruju).

Kandungan Kimia Tanaman Daruju : akar tumbuhan daruju mengandung flavone dan asam amino.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Akar daruju rasanya pahit, sifatnya dingin, berkhasiat sebagai antiradang (antiflogistik) dan peluruh dahak (ekspektorans). Biji berkhasiat sebagai pembersih darah. Ternyata, infus akar daruju 0,8 g/kg bb dan 1,2 g/kg bb pada kelinci yang telah diberikan parasetamol dosis toksik dapat mempercepat penurunan aktivitas enzim SGPT dan SGOT secara nyata. Namun, tidak memberikan perubahan aktivitas enzim ALP. Dosis 1,2 g/kg bb lebih cepat menurunkan SGOT dan SGPT dibanding dengan dosis 0,8 g/ kg bb. Infus akar daruju tidak memberikan efek yang nyata terhadap gangguan bendungan saluran empedu (Asmawati, FF WIDMAN, 1990).

BAGIAN YANG DIGUNAKAN

Bagian yang digunakan adalah akar, daun, dan biji. Sebelum digunakan, cuci akar sampai bersih, iris tipis-tipis, lalu jemur sampai kering.

INDIKASI

Akar digunakan untuk pengobatan :

radang hati (hepatitis) akut dan kronis,

pembesaran hati dan limpa (hepato.splenomegali),

pembesaran kelenjar limfe (limfadenopati), termasuk pembesaran kelenjar limfe pada tuberkulosis (TBC) kulit (skrofulode rma),

gondongan (parotitis),

sesak napas (asma bronkial),

cacingan,

nyeri lambung, sakit perut,

kanker, terutama kanker hati.

Biji digunakan untuk pengobatan : bisul dan cacingan.

CARA PEMAKAIAN

Untuk obat yang diminum, sediakan 30-60 g akar daruju kering, lalu rebus atau tim dengan daging.

Untuk pemakaian luar, giling akar kering sampai halus, lalu taburkan pada bagian tubuh yang luka atau terkena racun.

CONTOH PEMAKAIAN

Kanker

Rebus 30-120 g akar daruju kering dan 60-120 g daging sapi tanpa lemak dalam 500 cc air dalam periuk tanah atau panci email dengan api kecil selama 6 jam, sampai airnya tersisa satu mangkuk. Jika airnya mengering sebelum 6 jam, tambahkan air panas secukupnya sambil terus direbus. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi dua untuk dua kali minum, pagi dan sore hari (masing-masing 1/2 mangkuk). Setiap kali minum tambahkan madu secukupnya. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Hepatitis akut dan kronis

Iris 60 g akar daruju yang telah dikeringkan tipis-tipis. Masukkan ke dalam panci email, lalu tuang 500 cc air bersih ke dalamnya. Rebus dengan api kecil sampai airnya tersisa 100 cc. Setelah dingin, saring dan airnya dibagi dua untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari. Setiap kali minum dapat ditambahkan madu secukupnya.

Luka terkena pisau beracun

Kunyah akar kering sampai halus, lalu bubuhkan pada luka dan balut dengan kain perban. Ganti 2-3 kali sehari.

Bisul

Giling empat butir biji daruju sampai menjadi bubuk. Seduh dengan air secukupnya, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Cacingan

Giling 3-5 butir biji daruju sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin, minum sekaligus. Pengobatan ini dapat dilakukan selama 2-4 hari berturut-turut.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Dandang Gendis Obat Penyakit Kencing Manis

Tanaman Dandang Gendis

DANDANG GENDIS (Clinacanthus nutans Lindau)

Sinonim :

Clinacanthus burmani Nees.

Familia :

Achantaceae.

Tanaman perdu tahunan, tinggi lebih kurang 2,5 meter. Batang berkayu, tegak, beruas dan berwarna hijau. Daun tunggal, berhadapan, bentuk lanset, panjang 8-12 mm, lebar 4-6 mm, bertulang menyirip, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, di ketiak daun dan di ujung batang, mahkota bunga berbentuk tabung, panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Buah kotak, bulat memanjang berwarna cokelat. Bagian yang Digunakan Daun.

Nama Lokal :

NAMA DAERAH: Ki tajam (sunda), Gendis (jawa) NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA: Clinacanthi nutans Folium; Daun Dandang Gendis.

Kandungan Kimia Tanaman Dandang Gendis Adalah Alkaloid, Saponin, dan Minyak Atsiri.

Dandang Gendis Obat Penyakit Disentri dan Kencing Manis.

KEGUNAAN

-Disentri.

-Kencing manis.

RAMUAN DAN TAKARAN

Kencing Manis

Ramuan:

Daun Dandang Gendis segar  7 gram

Air  110 ml

Cara pembuatan :

Dibuat infus atau seduhan.

Cara pemakaian :

Diminum 1 kali sehari 100 ml.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Daun Duduk Mengatasi Muntah Saat Hamil

Daun Duduk

DAUN DUDUK (Desmodium triquetrum [L.] D.C.)

Sinonim :

= Hedysarm triquetrum, Linn. = Pteroloma triquetrum, Benth. = P. triquetrum, (Linn.), Desv.

Familia :

Papilionaceae (Leguminosae)

Daun duduk dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.500 m dpl. tumbuh liar di tempat terbuka dengan cahaya matahari yang cukup atau sedikit naungan, serta tidak begitu kering. Perdu menahun, tumbuh tegak atau menanjak, tinggi 0,5 – 3 m, dengan kaki yang berkayu. Batang bulat, beruas, permukaan kasar, percabangan simpodial, diameter 2 cm, cokelat. Daun tunggal, berseling, berdaun penumpu, tangkai daun bersayap lebar. Helaian daun lanset, ujung meruncing, pangkal rata, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10 – 20 cm, lebar 1,5 – 2 cm, masih muda cokelat, setelah tua hijau. Bunga majemuk, malai, keluar dari ujung batang, mahkota berbentuk kupu-kupu warnanya putih keunguan, berambut halus, pangkal berlekatan. Buah polong, panjang 2,5 – 3,5 cm, lebar 4 – 6 mm, berambut, berisi 4 – 8 biji, masih muda hijau, setelah tua cokelat. Biji kecil, bentuk ginjal, warnanya cokelat muda. Perbanyakan dengan biji.

Nama Lokal :

Genteng cangkeng, ki congcorang, potong kujang,; cen-cen (Sunda), ), daun duduk, sosor bebek, gulu walang,; Gerji,cocor bebek (Jawa). daun duduk (Sumatera); Three-flowered desmodium (Inggris).

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :

Herba ini rasanya sedikit pahit, sejuk. Berkhasiat sebagai pereda demam (antipiretik), anti radang (anti-inflamasi), pembunuh parasit (parasitisid), meningkatkan napsu makan (stomakik), dan peluruh kencing (diuretik).

KANDUNGAN KIMIA Daun Duduk :

Daun tumbuhan ini mengandung tanin, alkaloida hipaforin, trigonelin, bahan penyamak, asam silikat, dan K20. Buah daun duduk mengandung saponin, dan flavonoida, sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

Daun Duduk Untuk Mengobati :

Mencegah pingsan (heat stroke), demam,salesma, disentri, wasir,; Radang amandel (tonsilitis), gondongan (parotitis), skleroderma,; Lelehan nanah (piorea), radang ginjal akut (acute nephritis), ; Sembab (edema), radang usus (entiris), muntah pada kehamilan,; Infeksi cacing tambang (hookworm), infeksi cacing pita di hati,; Keputihan akibat trichomonas (trichomonal vaginitis), rematik,; Sakit kuning (ikterik hepatitis), TBC tulang dan kelenjar limfa,; Kurang gigi pada anak, keracunan buah nanas, multipel abses.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN :

Seluruh bagian kecuali akar (herba) dapat digunakan.

Pemakaian dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan.

INDIKASI :

Herba ini berkhasiat untuk:

– mencegah pingsan karena udara panas (heat stroke), demam, selesma,

– radang amandel (tonsilitis), gondongan (parotitis), lelehan nanah

(piorea),

– radang ginjal akut (akut nephritis), sembab (edema),

– radang usus (enteritis), disentri,

– infeksi cacing tambang (hookwonn), infeksi cacing pita di hati,

– keputihan akibat trichomonas (trichomonal vaginitis),

– muntah-muntah pada kehamilan, kurang gizi pada anak-anak,

– sakit kuning (ikterik hepatitis),

– keracunan buah nanas,

– TBC tulang dan kelenjar limfa, multipel abses,

– skleroderma,

– wasir,

– rematik.

CARA PEMAKAIAN :

Siapkan herba daun duduk sebanyak 15-60 g, lalu direbus dan minum. Pemakaian luar digunakan untuk mengompres wasir, abses, sakit pinggang, dan pegal-pegal pada kaki dengan herba daun duduk yang digiling halus.

CONTOH PEMAKAIAN :

1. Daun Duduk obat Wasir atau Ambeien :

Ambil 20 g daun segar, dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air

selama 15 menit. Setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum

sekaligus. Lakukan setiap hari.

2. Daun duduk obat radang ginjal akut, edema :

Ambil herba daun duduk sebanyak 60 g, dicuci lalu direbus dengan

3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum

sekaligus pada pagi hari.

3. Daun duduk mengatasi muntah pada kehamilan :

Ambil herba daun duduk sebanyak 30 g, dicuci lalu dipotong-potong

seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.

Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali rninum, yaitu pagi, siang,

dan sore, masing-masing 1/3 gelas.

4. Daun Duduk Obat Penyakit Disentri :

Ambil herba daun duduk segar sebanyak 30 g, dicuci lalu digiling

halus. Seduh dengan 3/4 cangkir air panas, biarkan selama 15

menit. Tambahkan garam seujung sendok teh sambil diaduk. Peras

dan saring. Hangat-hangat diminum sekaligus.

CATATAN :

Bila berba ini ditambahkan pada ikan asin dan daging, dapat melindungi makanan tersebut dari serbuan lalat dan belatung.

(Sumber : http://www.iptek.net.id)

Jika Anda berminat membeli kapsul herbal, kami menyediakan ratusan jenis obat herbal. Silakan Klik di Sini.

Dipublikasi di artikel, berita, info, informasi, kesehatan, news, tanaman obat, umum, Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar